Tugas 4 Menelaah Unsur Kebahasaan Teks Cerita Fabel


Pada Tugas 4 kamu berlatih untuk memahami ciri kebahasaan teks cerita fabel.
Untuk itu, baca kembali teks cerita yang sudah kamu susun pada Tugas 2 di atas.
Kemudian, jawablah pertanyaan sesuai dengan perintah!

1. Mengidentifikasi Kata Kerja
Setelah membaca teks hasil kerjaanmu itu, coba identifikasi kata kerja yang ada di dalam teks tersebut berdasarkan struktur teks yang ada.

No.
Struktur teks
Kata kerja
1
Orientasi
1.                   terdapat
2.                   hidup
3.                   ________________
4.                   ________________
5.                   ________________ dst.
2
Komplikasi
1.     mendengarkan 6. ________________
2.     ________________ 7. ________________
3.     ________________ 8. ________________
4.     ________________ 9. ________________
5.     ________________ 10. ________________
3
Resolusi
1.     memerintahkan          6. ________________
2.     ________________ 7. ________________
3.     ________________ 8. ________________
4.     ________________ 9. ________________
5.     ________________ 10. ________________
4
Koda
1.                  melihat
2.                   ________________
3.                  ________________
4.                   ________________
5.                  ________________ dst.


Setelah kamu dapat mengidentifikasi kata kerja, coba kelompokkan kata kerja tersebut ke dalam dua bagian. Bagian pertama adalah kata kerja aktif transitif. Bagian kedua adalah kata kerja aktif intransitif.

Kata Kerja
Aktif transitif
Aktif intransitif
_______________________________
_______________________________
_______________________________
_______________________________
_______________________________
__________________________________
__________________________________
__________________________________
__________________________________
__________________________________


Setelah kamu mengidentifikasi kata kerja tersebut, buatlah kalimat dengan menggunakan kata kerja itu. Coba perhatikan struktur kalimat yang telah kamu susun.

Kelompok kalimat dengan kata kerja aktif transitif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________

Kelompok kalimat dengan kata kerja aktif intransitif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________

Setelah kamu bisa menyusun kalimat dengan menggunakan kedua jenis kata kerja tersebut, coba diskusikan perbedaan struktur yang ada pada kedua kelompok kalimat tersebut. Diskusikan dengan teman kelompokmu!
Selanjutnya, coba kamu ubah kalimat aktif transitif yang telah kamu susun menjadi kalimat pasif.
Kelompok kalimat pasif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________

Coba diskusikan struktur kalimat yang telah kamu susun dengan guru dan temantemanmu. Catatlah hasil diskusi itu. Temukanlah simpulan dari diskusi yang telah kamu lakukan dengan guru dan teman-temanmu.

2. Penggunaan Kata Sandang Si dan Sang
Setelah membaca teks fabel “Jiji Jerapah dan Kus Tikus” pada Tugas 1, temukanlah penggunaan kata sandang si dan sang. Selain itu, susunlah kalimat dengan kata sandang tersebut.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________

3. Penggunaan Kata Keterangan Tempat dan Waktu
Setelah memahami teks “Jiji Jerapah dan Kus Tikus” pada Tugas 1, temukanlah kalimat yang menggunakan konsep keterangan tempat dan waktu! Selanjutnya, untuk menambah latihan kamu, susunlah kalimat yang menggunakan konsep keterangan tempat dan waktu.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________

4. Penggunaan Kata Hubung Lalu, Kemudian, dan Akhirnya
Setelah membaca teks “Jiji Jerapah dan Kus Tikus” pada Tugas 1, temukanlah kata penghubungnya. Apakah dalam teks tersebut juga ada kata hubung seperti lalu, kemudian, dan akhirnya? Temukan struktur kalimat tersebut. Susunlah kalimat yang memiliki struktur dengan menggunakan kata hubung tersebut.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
Adsevertisement

Tugas 3 Membedakan Teks Cerita Fabel dengan Teks yang Lain


Kamu telah mempelajari beberapa jenis teks pada Kelas VII. Pada tugas ini kamu diminta untuk membandingkan dua jenis teks. Apa perbedaan kedua teks itu? Bandingkan pula struktur kedua teks tersebut. Setelah kamu analisis, termasuk jenis teks apa kedua teks ini.

Teks 1

Anjing Terkecil 

 Struktur Teks Deskripsi

Deskripsi Umum :
     Anjing terkecil bernama Scooter. Tinggi badan anjing ini hanya tiga inci atau sekitar 7,2 cm. Warna bulunya putih. Scooter dapat duduk di atas sebuah cangkir. Binatang mini ini berasal dari Auckland, Selandia Baru. Karena badan si mini yang kecil, Cheril McKnight, pemiliknya, hanya menggunakan cangkir telur untuk memberi makan. Tempat tidur anjing itu  pun hanya sebesar kotak sepatu.

Deretan Penjelas :
     Dia mengalahkan rekor anjing paling kecil sebelumnya, yaitu Boo Boo dengan tinggi badan 4 inci yang berasal dari Amerika Serikat. Anjing Scooter juga mengalahkan rekor anjing paling kecil di dunia tahun 2005 dari ras Chihuahua, yaitu Brandy, yang mempunyai tinggi badan 15,2 cm dan berat badan 1 kg.

Dimodifikasi dari Storypedia: Binatang Paling


Teks 2

Anjing yang Nakal

Struktur Teks Fabel 

Orientasi :
     Dahulu kala ada seekor anjing yang punya kebiasaan mendekati tumit orang. Tidak jarang pula anjing itu mengigit tumit dari orang yang ditemuinya. Karena kebiasaan itu majikannya memasang kalung lonceng di lehernya sebagai penanda jika anjing ini akan mendekat.

Komplikasi :
     Si anjing menganggap bahwa lonceng tersebut sebagi ciri khasnya. Anjing itu sangat bangga dan sengaja membunyikannya di setiap sudut pasar. Dia selalu berlari ke setiap penjuru dan menunjukkan lonceng tersebut kepada setiap orang yang lewat.
     Seekor anak anjing bertanya, “Mengapa kamu selalu berlari ke sana-kemari dengan loncengmu?”
“ Ya, aku bangga pada lonceng di leherku. Tidak setiap anjing punya lonceng sepertiku.”

Resolusi :
    Pada suatu ketika anjing tua berkata kepada anjing berlonceng, “ Mengapa kamu selalu memamerkan diri dengan loncengmu?”
“ Ya, karena tidak setiap anjing memiliki lonceng sepertiku”
“Sebenarnya kamu harus malu pada loncengmu. Lonceng itu tidak patut kamu banggakan. Bahkan, itu aib.    Sebenarnya majikanmu memberi lonceng itu agar orang berhati-hati dengan kehadiranmu. Lonceng itu adalah pemberitahuan kepada semua orang agar hati-hati dan waspada akan kedatanganmu karena kamu anjing yang tak tahu aturan dan sering menggigit tumit orang,”  kata anjing tua.

Koda :
     Setelah mendengar hal itu, anjing berlonceng tidak mau lagi berlari-lari. Meskipun memakai lonceng, dia tidak berani lagi memamerkan loncengnya karena banyak anjing lain yang mengetahui aibnya.
Adsevertisement

Tugas 2 Menyusun Teks Cerita Fabel yang Urut dan Logis


Pada Tugas 2 ini kamu diajak untuk menyusun teks cerita fabel yang urutannya sesuai dengan struktur teks cerita fabel. Untuk itu, susunlah potongan-potongan teks di bawah ini sesuai dengan urutan sehingga menjadi teks cerita fabel yang urut dan logis. Kerjakan secara bersama-sama dengan teman di kelompokmu! Jangan lupa untuk memberi judul yang tepat.

"Petualangan Paman Belalang dan Anak semut."

 4) Dahulu kala di tengah-tengah hutan yang sangat lebat di atas bukit terdapat sebuah desa yang dihuni oleh beraneka ragam serangga. Mereka hidup tenteram, rukun, dan damai. Ada keluarga kupu-kupu yang tinggal di atas pohon. Pak Kumbang dan keluarganya tinggal di dalam sarang yang tergantung di dahan pohon besar. Kakek Cacing selalu membuat rumah di lubang tanah. Sekelompok semut hitam dan semut merah tinggal di sarangnya yang saling berdekatan dengan Bapak Laba-laba yang mempunyai rumah jaring. Ibu Kecoa menempati sebuah sepatu bot, sebuah sepatu bekas milik manusia yang telah terbuang.

3) Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling berbagi makanan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, ia malu karena ia telah kehilangan sebuah kakinya. Kakek Cacing pernah bercerita, Paman Belalang setahun yang lalu telah kehilangan kakinya akibat ia berkelahi dengan seekor burung yang hendak memangsanya. Sehari-hari Paman Belalang hanya duduk termenung meratapi kakinya yang hilang. Paman Belalang merasa sudah tidak berguna lagi karena telah kehilangan kakinya yang sangat berharga. Lodi si anak semut merah dan Roro si anak semut hitam sangat prihatin melihat hidup Paman Belalang. Suatu hari ketika Lodi dan Roro sedang berjalan-jalan di tepi sungai, tiba-tiba mereka melihat Paman Belalang sedang asyik membuat sebuah perahu kecil yang terbuat dari ranting pohon dan daun kering. “Wahhhh… perahu buatan paman bagus sekali,” puji Roro”. Paman Belalang tersenyum, lalu tiba-tiba ia mengajak Lodi dan Roro naik ke dalam perahu miliknya. Lodi dan Roro saling bertatapan. Mereka tidak menyangka ternyata Paman Belalang sangat baik dan ramah. Paman Belalang mengeluarkan sebuah gitar tua, lalu ia mulai bernyanyi, sedangkan Lodi dan Roro menari-nari mengikuti irama gitar milik Paman Belalang.

7) Perahu daun Paman Belalang berlayar di sepanjang aliran sungai, pemandangan di sekitarnya sangat indah. Ketika perahu itu melawati sungai yang di tepinya di penuhi oleh tanaman bunga, tiba-tiba Paman Belalang menghentikan laju perahunya. Lalu ia menunjukan jarinya kearah dua ekor kodok yang sedang bercakap-cakap.
“Kedua kodok itu sepertinya sedang merencanakan sesuatu yang tidak baik bisik Paman”.
“Dari mana Paman bisa mengetahuinya? Tanya Lodi”.
“Kemarin Paman mendengar cerita dari seekor Lalat, katanya kita harus berhati-hati jika melihat dua ekor kodok hitam yang besar, Seminggu yang lalu kedua ekor Kodok hitam itu telah menghancurkan desa serangga yang berada di sebelah timur, mereka memangsa anak-anak semut dan telur-telur serangga jelas Paman”.

2) “Ya ampun, jahat sekali kodok-kodok itu!” Bisik Roro ketakutan. Paman Belalang, Lodi, dan Roro diam-diam mendengarkan percakapan kedua kodok itu dari dalam perahu mereka dengan bersembunyi di balik bunga teratai. Benar saja, ternyata kedua kodok itu mempunyai rencana jahat nanti malam. Mereka tahu jika hampir setiap malam desa serangga selalu mengadakan pesta. Kodok itu pun berencana akan merusak pesta dan memangsa anak-anak serangga yang berada di sana. Ketika mendengar hal itu, Paman Belalang cepat-cepat memutar balik arah perahu miliknya, lantas mereka bertiga kembali ke desa. “Ayo kita pulang dan beri tahu serangga tentang rencana itu”, jelas paman. Perahu yang paman kemudikan itu berlayar sangat cepat menuju desa. Setiba di sana Paman Belalang segera menceritakan rencana jahat sang kodok yang mereka dengar tadi.

5) “Benarkah cerita itu?” tanya Kakek Cacing yang dituakan oleh para serangga di desa mereka. “Benar, Kakek, kami berdua pun juga mendengar percakapan kodok jahat itu,” jelas Lodi dan Roro”. Paman Belalang kemudian memerintahkan kepada serangga bahwa pada malam itu sebaiknya tidak usah menggelar pesta. Anak-anak dan telur mereka harus dijaga baik-baik di dalam sarang oleh induknya, sedangkan para pejantan dewasa siap berjaga-jaga dan menyerang jika kedua kodok itu datang. Ternyata benar, ketika malam hari tiba, kedua ekor kodok hitam itu muncul di desa. Kodok itu pun bingung karena desa serangga yang hampir setiap malam mengadakan pesta, tiba-tiba saja menjadi sunyi senyap.

1) “Serang... !”, teriak Paman Belalang. Dengan cepat Bapak Laba-laba menjatuhkan jaring besarnya tepat di atas kodok itu. Kedua kodok itu terperangkap oleh jaring laba-laba. Mereka pun tidak dapat bergerak. Para pejantan semut merah dan semut hitam mengelilingi serta menggigiti keduanya. Kodok-kodok itu berteriak kesakitan. Akhirnya, mereka menyerah dan meminta maaf kepada para serangga. Kakek Cacing memerintahkan Bapak Laba-laba untuk membuka jaring-jaringnya. Lalu, ia menyuruh kedua kodok itu pergi dari desa serangga.

6) “Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melemparlemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.
Adsevertisement

Tugas 1 Menyusun Teks Cerita Fabel dengan Kata-Kata Sendiri


Berikut ini adalah salah satu contoh teks cerita fabel. Bacalah teks fabel ini, kemudian susun dan ceritakan kembali dengan bahasamu sendiri!

     Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung. Binatangbinatang itu bekerja sesuai dengan keahliannya masing-masing. Di kampung itu mereka saling bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan.
     Pada suatu hari ada seekor jerapah yang tengah mencari pekerjaan. Sang Jerapah itu bernama Jiji. Dia ingin segera mendapat pekerjaan. Pekerjaan apa saja yang penting tidak merugikan orang lain.
     Masalahnya, Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya.
Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.
“Hm, sepertinya, aku hanya cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya, “gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.
     Jiji mendatangi sebuah rumah. Ia menemui seekor tikus. Si tikus itu bernama Kus.  Si tikus tengah mengecat rumah itu. Kus berdiri di sebuah tangga pendek sambil tangannya memegang kaleng cat. Kus kelihatan berat mengecat di situ.
“Halo, teman!” Sapa Jiji.
“Hai,” sahut Kus Tikus. Lalu, dari mulut keluar keluhan, “oh!” “Ada apa?” Tanya Jiji.
“Tangga ini terlalu pendek. Aku jadi tidak bisa mencapai langit-langit,” ucap Kus. “Ah andai saja aku punya teman kerja yang tinggi sepertimu! Ia pasti dapat membantuku.”
“Aku bisa membantumu,” Jiji menawarkan diri. “Kau bisa menggunakan aku sebagai tangga.”
“Sungguh?”
“Ya,” jawab Jiji yakin.
“Terima kasih, teman.”
     Dengan gembira Kus Tikus naik ke leher sang Jerapah. Kemudian,  dia memegang kaleng cat dengan mulutnya. Dia merasa nyaman menempel di leher sang jerapah. Dengan mudah si tikus menjangkau tempat-tempat yang sulit.  Si tikus mengecat langit-langit. Pekerjaan mereka sangat rapi.  Pak Beruang, sang pemilik rumah, sangat suka. Lalu, ia memberi ongkos lebih untuk Kus Tikus dan Jiji Jerapah.
“Hore!” Seru Jiji senang. “Aku mendapat gaji pertamaku”
“Eh, teman, bagaimana kalau mulai saat ini kita bekerja sama? Daripada aku membeli tangga yang lebih tinggi lebih baik aku menggunakanmu saja sebagai tangga. Bagaimana?” usul Kus.
“Ya,ya, aku mau,” sahut Jiji gembira.
     Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut. Mereka tidak pernah kehabisan pekerjaan. Di kampungkampung lain pun mereka banyak ditawari pekerjaan. Di mana pun mereka bekerja dengan baik. Pekerjaan mereka selalu rapi dan memuaskan sehingga banyak yang menggunakan jasa mereka. Hati mereka senang dan gembira.

Sumber “Kumpulan Cerita Binatang” (2013)

Sebelum menyusun teks dengan menggunakan kata-kata sendiri,  kamu  dapat menemukan topik pada setiap bagian struktur teks “Jiji Jerapah dan Kus Tikus” tersebut. Untuk itu, kerjakanlah tugas-tugas berikut!

1.    Susun kembali teks itu dengan menyebutkan topik-topik pada struktur teks cerita fabel tentang “Jiji Jerapah dan Kus Tikus”. Untuk memudahkanmu, masukkan topik-topik teks itu ke dalam struktur teks cerita fabel, seperti contoh topik nomor 1 untuk teks orientasi, topik nomor 2 untuk struktur teks komplikasi, dan topik nomor 3 untuk struktur teks resolusi. Coba kamu lengkapi tabel di bawah ini!

No.
Struktur
Topik
1
Orientasi
1. Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung.
2.  ________________________________________________
2
Komplikasi
1. Masalahnya Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaanyang ditawarkan padanya.
2.  _______________________________________________
3.  _______________________________________________
4. _______________________________________________
5. _______________________________________________
3
Resolusi
1. Kus mulai menawarkan kerja sama dengan Jiji.
2.   ________________________________________________
3.  ________________________________________________
4
Koda
1. Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut.
2. _______________________________________________


2.    Pada tugas ini kamu diminta mengisi tabel berikut. Kamu dapat menggunakan tugas pada butir 1) sebagai pedoman untuk menyusun teks baru dengan isi yang sama. Urutkan strukturnya sesuai dengan struktur teks cerita fabel. Kamu juga boleh membuat judul baru sesuai dengan keinginanmu. Kemudian, coba bandingkan teks yang telah kamu susun itu dengan teks aslinya.
Persahabatan yang Saling Menguntungkan
(Judul, kamu yang menentukan)
         Di sebuah desa hiduplah sebuah jerapah. ________________________ ______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________

Akhirnya, mereka selalu bekerja sama. Banyak sekali pekerjaan menunggu tenaga mereka. Mereka senang karena selalu mendapat permintaan yang banyak. Hal itulah yang membuat mereka bahagia. Selain bisa membantu yang lain, mereka juga bisa mengumpulkan uang yang banyak untuk ditabung.

3. Meringkas teks cerita fabel
Untuk menyusun teks kembali dalam sebuah ringkasan, kamu dapat menggunakan teknik yang hampir sama dengan mengambil informasi penting pada tugas butir 1). Susunlah topik-topik itu dengan mengambil informasi yang penting saja. Ringkaslah teks “Jiji Jerapah dan Kus Tikus” menjadi 3—4 paragraf pendek. Jika kamu memiliki teks fabel yang lain, yang menurutmu lebih menarik,  kamu dapat menggunakan teks cerita itu sebagai alternatif latihan itu. Setelah selesai, diskusikan ringkasanmu dengan guru dan teman. Diskusi itu dapat dipandu dengan beberapa contoh pertanyaan sebagai berikut.

1)    Apakah ringkasanmu lebih pendek daripada teks aslinya?
2)    Apakah struktur teks tersebut masih dipertahankan sebagaimana teks aslinya?
3)    Apakah unsur kebahasaan yang mencirikan cerita fabel masih ada dalam ringkasanmu?
4)    Apakah ada ada tambahan informasi dalam ringkasan itu?
5)    Apakah paragraf yang disusun mewakili informasi penting yang harus muncul?
Adsevertisement

Tugas 3 Memahami Unsur Kebahasaan Teks Cerita Fabel


1. Mengidentifikasi Kata Kerja
Setelah membaca teks model di atas, coba kamu identifikasi kata kerja dalam teks tersebut berdasarkan struktur teks yang ada.

No
Struktur teks
Kata kerja
1
Orientasi
1.    ada
2.    melihat
2
Komplikasi
1.    mengejek                  6. ________________
2.    menggantung             7. ________________
3.    berlalu                       8. ________________
4.    ________________ 9. ________________
5.    ________________ 10. ________________
3
Resolusi
1.   memegang                 6. ________________
2.    mengangkat               7. ________________
3.    diam                          8. ________________
4.    ________________ 9. _______________
5.    ________________ 10. ______________
4
Koda
1.    berjanji
2.    ________________
3.    ________________

Setelah kamu dapat mengidentifikasi kata kerja, coba kelompokkan kata kerja tersebut ke dalam dua bagian. Bagian pertama adalah kata kerja aktif transitif. Bagian kedua adalah kata kerja aktif intransitif. Kata kerja aktif transitif adalah kata kerja aktif yang memerlukan objek dalam kalimat,  misalnya memegang, mengangkat. Sementara itu kerja aktif intransitif adalah kata kerja aktif yang tidak memerlukan objek dalam kalimat, misalnya diam. Untuk melatih pemahamanmu tentang kedua jenis kata kerja itu, identifikasilah kata kerja aktif transitif dan aktif intransitif di dalam teks model di atas! Kemudian, tulislah hasil identifikasimu itu pada tabel berikut!

Kata Kerja
Aktif transitif
Aktif intransitif
memegang, mengangkat, _________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
diam, berlalu _____________________ _________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________

Setelah kamu mengidentifikasikan kata kerja tersebut, susunlah kalimat dengan menggunakan kata kerja itu.
Kelompok kalimat dengan kata kerja aktif transitif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)     _____________________________________________________________

Kelompok kalimat dengan kata kerja aktif intransitif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________
Setelah kamu dapat menyusun kalimat dengan menggunakan kedua jenis kata kerja tersebut, coba diskusikan perbedaan struktur melalui ada atau tidak ada objek dalam kalimat yang ada pada kedua kelompok kalimat tersebut.
Berikutnya, coba kamu ubah kalimat yang menggunakan kata kerja aktif transitif yang telah kamu susun menjadi kalimat pasif. Contoh:
1)    Sang semut melihat sebuah kepompong (kalimat aktif).
2)    Sebuah kepompong dilihat oleh sang semut (kalimat pasif). Kelompok kalimat pasif.
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________

Coba diskusikan struktur kalimat yang telah kamu susun dengan guru dan teman-temanmu. Catatlah hasil diskusi itu! Temukanlah simpulan dari diskusi yang telah kamu lakukan dengan guru dan teman-temanmu!

2. Penggunaan Kata Sandang Si dan Sang
Kamu sudah memahami teks cerita fabel. Kalimat di bawah ini diambil dari kutipan teks model pada tugas yang menggunakan kata sandang si dan sang.

Cermatilah kalimat di bawah ini!
1)    Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.
2)    Sang  semut mengejek kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke manamana.
3)    Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka.
4)    Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
5)    “Aku adalah kepompong yang pernah kau ejek,” kata si kupu-kupu.

Kaidah penulisan si dan sang terpisah dengan kata yang diikutinya. Kata si dan sang ditulis dengan huruf kecil, bukan huruf kapital. Perhatikan contoh penggunaan dalam kalimat-kalimat tersebut. Bedakan dengan contoh berikut ini.
1)    “Bagaimana caranya agar si kecil rajin belajar?” tanya ibu.

2)    Kedua orang itu, si Kecil dan si Kancil, adalah pembantu di pasar.
Kata kecil pada kalimat 1) ditulis dengan huruf kecil karena bukan merupakan nama. Pada kalimat 2) Kecil ditulis dengan huruf /K/ kapital karena dimaksudkan sebagai panggilan atau nama julukan.
Buatlah kalimat dengan menggunakan sang atau si!
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________

3. Penggunaan Kata Keterangan Tempat dan Waktu
Dalam teks cerita fabel biasanya digunakan kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu untuk menghidupkan suasana. Untuk keterangan tempat biasanya digunakan kata depan di dan keterangan waktu biasanya digunakan kata depan pada atau kata yang menunjukkan informasi waktu. Cermati kalimat berikut yang diambil dari teks yang telah dibahas.
1)    Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
2)    Pada suatu pagi sang  semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
3)    Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
4)    Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu.

Setelah memahami penggunaan konsep keterangan tempat dan waktu, buatlah kalimat dengan menggunakan keterangan tempat dan waktu secara tepat dan cermat!
1)    _____________________________________________________________
2)    _____________________________________________________________
3)    _____________________________________________________________
4)    _____________________________________________________________
5)    _____________________________________________________________
6)    _____________________________________________________________
7)    _____________________________________________________________
8)    _____________________________________________________________
9)    _____________________________________________________________
10)    _____________________________________________________________

4. Penggunaan Kata Hubung Lalu, Kemudian, dan Akhirnya
Kata lalu dan kemudian memiliki makna yang sama. Kata itu digunakan sebagai penghubung antarkalimat dan intrakalimat. Kata akhirnya biasanya digunakan untuk menyimpulkan dan mengakhiri informasi dalam paragraf atau dalam teks. Perhatikan kalimat di bawah ini!
1)    Setelah mendengar berita kebakaran itu, Amir pergi ke luar, kemudian berlari, lalu berteriak sambil menangis.
2)    Lalu, sang semut memegang erat ranting itu.
3)    Kemudian, sang semut berterima-kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya.
4)    Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu.

Setelah memahami kata penghubung lalu dan kemudian, buatlah tiga paragraf singkat. Gunakanlah lalu dan kemudian sebagai kata penghubung dalam paragraf yang kamu buat.

No.
Isi Paragraf
1
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
2
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
3
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________

Adsevertisement

Tugas 2 Mengenali Struktur Teks Cerita Fabel


Pada Tugas 2 ini kamu akan mempelajari struktur teks cerita fabel. Sebagai teks cerita naratif, teks cerita fabel memiliki struktur orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Istilah orientasi, komplikasi, dan resolusi telah kamu pelajari pada Kelas VII, yaitu pada Bab VI tentang teks cerita pendek. Coba kamu pelajari dan pahami lagi ketiga istilah tersebut. Nah, sekarang apa itu koda? Koda merupakan  bagian terakhir dari struktur teks cerita fabel. Koda berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut. Untuk memahami hal itu, kamu perhatikan struktur teks cerita fabel pada bagan berikut.

Struktur Teks Cerita Fabel:
   
     Hikmah atau pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita di atas adalah tidak boleh bersikap sombong dan merendahkan orang lain. Kita harus hidup saling membantu dan peduli terhadap orang lain.
     Setelah mencermati teks model pada Tugas 2, kenalilah bagian-bagian teks yang menjadi bangunan teks tersebut! Untuk itu, kerjakanlah tugas-tugas berikut!
  1. Untuk lebih memahami isi teks tersebut, kamu harus memahami isi pada setiap bagian teks itu. Perhatikan setiap bagian struktur cerita fabel pada teks model. Perhatikan pula kalimat yang ditulis miring pada contoh bagian orientasi. Kalimat tersebut memperlihatkan gagasan utama yang ada di dalam bagian orientasi. Sekarang, coba garis bawahi kalimat yang kamu anggap sebagai gagasan utama yang terdapat di dalam bagian komplikasi, resolusi, dan koda. Jadikan bagian struktur teks orientasi sebagai contoh.
    Orientasi
    Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalanjalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.

    Komplikasi
    Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke mana-mana.
    “Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”
    Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya. Sang semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
    Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir ke dalam lumpur. Ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
    “ Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong....!”

    Resolusi
    Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut.
    “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.”
    Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
    Kemudian, sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.
    Mendengar pujian itu, kupu-kupu berkata kepada semut.
    “Aku adalah kepompong yang pernah diejek,” kata si kupukupu.
    Ternyata, kepompong yang dulu ia ejek sudah menyelamatkan dirinya.


    Koda
    Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu.

Setelah memahami struktur teks cerita fabel, kamu dapat menjawab pertanyaanpertanyaan berikut dengan memberikan alasan atau kalimat lain!

2.    Setujukah kamu dengan pernyataan pada bagian orientasi yang berisi Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu. Berikanlah alasan jika kamu setuju!
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

Berikan alasan kamu jika tidak setuju! Paragraf alternatif seperti apa yang dapat kamu susun untuk sebuah bagian orientasi.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

3.    Setujukah kamu dengan pernyataan bahwa bagian komplikasi disusun dengan kalimat yang memunculkan masalah dalam teks tersebut? Berikan alasanmu! Dalam teks itu terdapat kalimat, Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi ke mana-mana. Apakah kalimat tersebut sudah sesuai dengan awal bagian komplikasi? Berilah alternatif kalimat yang lain untuk memunculkan masalah.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

4.    Apakah kamu setuju dengan bagian koda dalam teks itu? Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu. Berilah kalimat alternatif yang lain untuk menyusun koda yang menarik.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

5.    Setelah kamu cermati teks tersebut lebih mendalam dan mengetahui strukturnya, coba ceritakan kembali teks cerita fabel tersebut. Mintalah teman-temanmu menyimak teks lisan yang kamu ceritakan dan minta juga tanggapannya. Diskusikan dengan guru dan teman-temanmu! Catatlah hasil diskusi dan masukannya.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
Adsevertisement

. ARTIKEL TERKAIT

Label