Tugas 2 Mengenali Struktur Teks Cerita Fabel


Pada Tugas 2 ini kamu akan mempelajari struktur teks cerita fabel. Sebagai teks cerita naratif, teks cerita fabel memiliki struktur orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Istilah orientasi, komplikasi, dan resolusi telah kamu pelajari pada Kelas VII, yaitu pada Bab VI tentang teks cerita pendek. Coba kamu pelajari dan pahami lagi ketiga istilah tersebut. Nah, sekarang apa itu koda? Koda merupakan  bagian terakhir dari struktur teks cerita fabel. Koda berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut. Untuk memahami hal itu, kamu perhatikan struktur teks cerita fabel pada bagan berikut.

Struktur Teks Cerita Fabel:
   
     Hikmah atau pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita di atas adalah tidak boleh bersikap sombong dan merendahkan orang lain. Kita harus hidup saling membantu dan peduli terhadap orang lain.
     Setelah mencermati teks model pada Tugas 2, kenalilah bagian-bagian teks yang menjadi bangunan teks tersebut! Untuk itu, kerjakanlah tugas-tugas berikut!
  1. Untuk lebih memahami isi teks tersebut, kamu harus memahami isi pada setiap bagian teks itu. Perhatikan setiap bagian struktur cerita fabel pada teks model. Perhatikan pula kalimat yang ditulis miring pada contoh bagian orientasi. Kalimat tersebut memperlihatkan gagasan utama yang ada di dalam bagian orientasi. Sekarang, coba garis bawahi kalimat yang kamu anggap sebagai gagasan utama yang terdapat di dalam bagian komplikasi, resolusi, dan koda. Jadikan bagian struktur teks orientasi sebagai contoh.
    Orientasi
    Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalanjalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.

    Komplikasi
    Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke mana-mana.
    “Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”
    Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya. Sang semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
    Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir ke dalam lumpur. Ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
    “ Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong....!”

    Resolusi
    Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut.
    “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.”
    Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
    Kemudian, sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.
    Mendengar pujian itu, kupu-kupu berkata kepada semut.
    “Aku adalah kepompong yang pernah diejek,” kata si kupukupu.
    Ternyata, kepompong yang dulu ia ejek sudah menyelamatkan dirinya.


    Koda
    Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu.

Setelah memahami struktur teks cerita fabel, kamu dapat menjawab pertanyaanpertanyaan berikut dengan memberikan alasan atau kalimat lain!

2.    Setujukah kamu dengan pernyataan pada bagian orientasi yang berisi Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu. Berikanlah alasan jika kamu setuju!
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

Berikan alasan kamu jika tidak setuju! Paragraf alternatif seperti apa yang dapat kamu susun untuk sebuah bagian orientasi.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

3.    Setujukah kamu dengan pernyataan bahwa bagian komplikasi disusun dengan kalimat yang memunculkan masalah dalam teks tersebut? Berikan alasanmu! Dalam teks itu terdapat kalimat, Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi ke mana-mana. Apakah kalimat tersebut sudah sesuai dengan awal bagian komplikasi? Berilah alternatif kalimat yang lain untuk memunculkan masalah.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

4.    Apakah kamu setuju dengan bagian koda dalam teks itu? Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu. Berilah kalimat alternatif yang lain untuk menyusun koda yang menarik.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________

5.    Setelah kamu cermati teks tersebut lebih mendalam dan mengetahui strukturnya, coba ceritakan kembali teks cerita fabel tersebut. Mintalah teman-temanmu menyimak teks lisan yang kamu ceritakan dan minta juga tanggapannya. Diskusikan dengan guru dan teman-temanmu! Catatlah hasil diskusi dan masukannya.
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
 ________________________________________________________________
Adsevertisement

Tugas 1 Memahami Teks Cerita Fabel “Kupu-Kupu Berhati Mulia”

Berikut ini ditampilkan teks cerita fabel yang akan kamu pelajari. Untuk memahami isinya bacalah teks berikut dengan teliti!

"Kupu-kupu Behati Mulia"


     Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.
       Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang  semut mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi ke mana-mana.
     “Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”
     Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya. Sang semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
     Pada suatu pagi sang  semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
     “ Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
     Untunglah saat itu ada  seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut.
     “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.”  Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
    Kemudian, sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.
     Mendengar pujian itu, kupu-kupu berkata kepada semut.
“Aku adalah kepompong yang pernah kau ejek,” kata si kupu-kupu.
     Ternyata, kepompong yang dulu diejek sudah menyelamatkan dirinya.
     Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu.
Dimodifikasi dari “Semut yang Sombong” dalam  50 Cerita Fabel Dunia

Berikut ini terdapat beberapa pertanyaan tentang isi teks. Untuk mengetahui pemahamanmu tentang teks fabel “Kupu-Kupu Berhati Mulia” tersebut, kamu dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut. 
1.    Siapa tokoh dalam cerita itu?
2.    Apa masalah yang muncul dalam teks tersebut?
3.    Apa yang dirasakan para tokoh dalam teks itu?
4.    Mengapa si semut dikatakan sombong dan si kupu-kupu dikatakan berhati mulia?
5.    Sebutkan contoh kebaikan dan kejelekan dari sifat tokoh-tokoh dalam teks itu!
6.    Coba sebutkan satu kebaikan dan satu kejelekan yang pernah kamu lihat di lingkunganmu? Bagaimana sikap kamu melihat hal itu?
7.    Setujukah kamu jika terjadi musibah, kita harus saling membantu? Mengapa hal itu kita lakukan?
8.    Kepompong mewakili sebuah siklus kehidupan. Saat menjadi kepompong, dia hanya diam dan tidak bisa pergi ke mana-mana. Selanjutnya, dia bahagia saat menjadi kupu-kupu. Begitulah kehidupan. Bagaimana pendapat kamu tentang hal itu?
Adsevertisement

Tugas 1 Mencari dan Mengidentifikasi Teks Diskusi


     Carilah teks diskusi  tentang dampak teknologi di media massa cetak, seperti koran atau majalah! Identifikasilah teks yang kamu temukan itu betul-betul merupakan teks diskusi! Kamu juga boleh mencari teks diskusi di internet. Perlu kamu ingat lagi bahwa teks diskusi bertata organisasi khusus, yaitu  isu, argumentasi mendukung, argumentasi menentang,  dan simpulan. Sebagai perbandingan, kamu boleh melihat kembali teks yang telah dicontohkan di atas. Seandainya teks yang kamu temukan itu bukan teks diskusi, modifikasilah agar menjadi teks diskusi yang benar!


"Apa Fungsi Smartphone Saat Ini"

Isu :

    Semakin berkembangan zaman banyak sekali alat-alat elektronik yang canggih dan bagus contohnya yang sedang trend saat ini, yaitu smartphone Android  yang didalamya terdapat aplikasi-aplikasi menarik, seperti Camera yang oke, Ram yang oke, Permainan-permainan yang seru dan masih banyak lagi. Smartphone Android biasanya disebut gadget. Banyak sekali masyarakat terutama para remaja yang menggunakan gadget (Smartphone Android). Berbeda dengan orang tua para remaja masa kini banyak yang memiliki gadget hanya untuk bergaya saja, mungkin karena takut diCAP kampungan sama teman-temannya (GENGSI), Lalu Apa sih fungsi gadget bagi para remaja?

Argumen Mendukung :   

    Bagi sebagian orang Gadget itu penting bagi remaja, apalagi bagi sebagian orang yang menengah ke atas. Kata sebagian orang gadget itu punya banyak sekali fungsi yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari remaja, seperti membuat para remaja tidak GAPTEK (gagap teknologi) karena semakin berkembang nya teknologi-teknologi canggih pada saat ini, Selain itu kata sebagian orang gadget juga dapat membuat para remaja tidak kudet (Kurang UPDATE), dan juga bisa berguna untuk menghilangkan stress para remaja yang biasanya disebabkan oleh terlalu banyaknya tugas yang diberikan oleh guru di sekolah karena semua sekolah sekarang menggunakan kurikulum baru (KURIKULUM 2013), dan juga gadget sangat berguna dalam hal komunikasi Karena dapat memudahkan para remaja untuk berkomunikasi jarak jauh dengan orang tua maupun teman sebaya.

Argumen Menentang :

    Tetapi, disisi lain sebagaian orang mengatakan bahwa Gadget tidak terlalu memiliki banyak fungsi bagi remaja, lebih parahnya lagi, kata sebagian orang gadget juga dapat berdampak buruk bagi remaja, karena jika para remaja memiliki gadget dan memainkannya terus menerus lama-kelamaan mereka akan bermain gadget tidak kenal waktu. Selain itu kata sebagian orang jika para remaja terus-menerus memainkan gadget mereka akan malas melakukan sesuatu (seperti belajar, membantu orang tua)  karena terlalu sibuk bermain gadget, dan jika para remaja memainkan gadget terus menerus tanpa kenal waktu, atau memainkannya dengan jarak layar sangat dekat dengan mata maka lama-kelamaan dapat merusak mata para remaja.

Kesimpulan :

    Maka dari itu fungsi gadget bagi remaja sangatlah banyak, tetapi pada saat remaja menggunakan gadget haruslah diperhatikan jarak layar dengan mata, jika bermain jangan terlalu lama, harus pintar-pintar membagi waktu, dan  harus mengerti apa hak dan kewajiban seorang remaja, kalau bisa remaja menggunakan gadget seperlunya saja seperti berkomunikasi jarak jauh atau hal lainnya. Dan untuk para orang tua juga harus bisa membatasi menggunaan gadget yang tidak bermanfaat bagi remaja.
Adsevertisement

Tugas 2 Membedakan Teks Eksemplum Teks “Jerapah dan Kura-kura” serta teks “Mengejar Cita”



Setelah mengerjakan Tugas 1, kamu tentu semakin memahami teks eksemplum, terutama struktur yang menjadi bangunan teks tersebut. Struktur yang terdiri atas orientasi, insiden, dan interpretasi itu menjadi pembeda teks eksemplum dengan teks lain. Sebagai teks yang termasuk ke dalam teks berjenis sastra, teks eksemplum memiliki persamaan dan perbedaan dengan jenis teks berjenis sastra lain, seperti teks fabel yang sudah kamu pelajari pada Kelas VIII. Pada Tugas 2 ini ditampilkan dua jenis teks yang salah satunya adalah teks eksemplum. Berdasarkan pemahamanmu terhadap teks eksemplum, kamu tentu dapat menentukan teks yang berkategori teks eksemplum. Untuk itu, baca, cermati, dan pahamilah teks  “Jerapah dan Kura-kura” serta teks “Mengejar Cita” berikut!

Teks 1)

 Jerapah dan Kura-kura

     Ada seekor jerapah yang baru beranjak dewasa sedang makan di tengah padang rumput. Namanya Edo. Dia sangat tinggi dan jangkung. Karena lehernya paling panjang, ia menjadi sombong. Dia sering mengajak teman-teman (jerapah) untuk lomba makan daun-daun di pohon yang dahannya sangat tinggi. Berkali-kali dia memenangi perlombaan makan daun dari puncak pohon. Hal itu membuatnya semakin sombong. Dia merasa anak hewan yang paling hebat di kawasan padang rumput itu. Dia tidak menghormati para jerapah yang sudah tua, bahkan dia sering mengejeknya dengan sebutan “leher bengkok”.
     Pada suatu hari seekor jerapah tua minta tolong pada Edo. “Nak, tolong ambilkan nenek  daun yang segar di ranting ujung pohon itu. Nenek sangat ingin makan daun-daun yang masih muda, hijau, lunak, dan segar. Nenek tidak bisa menjangkau sampai ke ujung pohon itu, Tolong ya, Nak Edo.”, kata jerapah tua. Dengan sombongnya Edo menjawab, “Aduh, nenek jerapah, nenek sudah tua, jangan minta yang macam-macam. Makan saja daun yang bisa nenek jangkau sendiri. Salah sendiri tidak bisa ambil daun di pucuk pohon!”. Melihat kelakuan Edo seperti itu, nenek jerapah pun pergi dengan kecewa. Kesombongan Edo juga muncul ketika seekor anak burung  terjatuh saat sedang belajar terbang. Burung kecil itu tersangkut di dahan pohon paling ujung. Edo pun dengan sombong menolak permintaan teman-temannya untuk menolong si burung kecil itu. Dia pergi meninggalkan anak burung yang tersangkut itu.
     Pada hari selanjutnya, ketika Edo berjalan sendiri di padang rumput dengan leher tegak lurus ke atas dan kepala terangkat, dia berhenti dan tanpa sadar menginjak gundukan yang ternyata adalah seekor kura-kura tua. Si kakek kura-kura berusaha keras mengangkat tubuhnya dan berjalan maju selangkah agar Edo merasa jika kakinya menginjak seekor kura-kura. Ketika Edo mengetahui bahwa ada seekor kura-kura tua yang terinjak kakinya, Edo malah tidak bereaksi untuk minta maaf. Dia bahkan marah-marah sambil berkata, “Dasar kura-kura tua, aku jadi mau terjatuh kerena menginjak kamu”. Bahkan, karena kesalnya, Edo menendang tempurung kakek kura-kura sehingga kura-kura  itu terlempar beberapa jengkal. Kakek kura-kura itu tidak marah. Dengan suaranya yang lembut dia berkata, “Anak muda, janganlah kamu sombong. Kamu masih muda, tubuhmu masih kuat, sebaiknya sayangilah sesama makhluk hidup ciptaan-Nya. Suatu hari nanti, kamu juga akan menjadi tua dan pasti akan banyak yang lebih hebat dan kuat daripada kamu”. Edo tidak menghiraukan kata-kata kura-kura tua itu.
     Tidak lama kemudian, awan mendung pun datang. Mendungnya begitu tebal. Edo tidak bergegas pergi meninggalkan padang rumput yang hendak diguyur hujan. Dia masih ingin menunjukkan kesombongannya kepada kakek kura-kura dengan melenggang santai sambil membandingkan dirinya dengan si kura-kura yang pendek dan lambat berjalan itu. Saat itu hujan pun turun sangat deras, diikuti dengan petir yang saling bersahutan. Karena hujan deras dan tiupan angin kencang, Edo, si jerapah jangkung itu, ambruk dan terjatuh ke tanah. Sementara itu, kepala kakek kura-kura aman di dalam tempurungnya karena tidak kehujanan dan terhindar dari petir yang menyambar padang rumput. Si kakek kura-kura dengan langkah pelan mendekati Edo dan berkata, “Kamu tidak apa-apa, anak muda? Bangunlah, kenapa diam dan terpana tersungkur di tanah?”. Edo menatap kura-kura tua yang sudah dihinanya itu sambil menjawab, “Kakek kura-kura, aku takut. Maafkan aku  karena sudah menginjak tubuhmu. Walaupun kakek kura-kura sudah tua, tapi tetap kuat. Tempurungmu mampu menopang berat badanku ini. Maafkan aku kakek kura-kura karena sudah menendangmu. Aku berjanji tidak akan menjadi anak yang sombong lagi. Aku akan menolong sesama makhluk ciptaan-Nya.” Kakek tua tersenyum mendengar perkataan Edo. Dia sangat senang karena Edo, si jerapah jangkung, sudah menyadari bahwa sifat sombong itu tidak ada gunanya. 
Sumber : http://sharingdisini.com/2012/02/21/kisah-jerapah-yang-sombong/

Teks 2)

Mengejar Cita

 
     Pagi itu Dani ingin sekali bersekolah, Akan tetapi, karena kondisi keuangan keluarganya yang tidak mencukupi, dia terpaksa mengurungkan niatnya. Dani tidak bisa melanjutkan sekolah karena harus membantu ibunya yang sehari-hari mencari nafkah sebagai penjual nasi. Dani hanya bisa membantu ibunya berjualan nasi pecel. Sejak ayahnya meninggal, ekonomi keluarga Dani tidak stabil. Mereka berusaha keras mengumpulkan uang untuk kebutuhan seharihari. Mereka berharap mendapatkan rezeki lebih agar Dani bisa bersekolah kembali.
     Ketika Dani berangkat menjajakan koran, tanpa disangka dia bertemu dengan temannya yang bernama Tina, anak seorang Kepala Sekolah. Perasaan iri Dani muncul ketika melihat Tina berpakaian seragam sekolah yang rapi, lengkap dengan sepatu dan tas. Akan tetapi, dia sadar bahwa dia tidak mungkin seperti Tina. Seperti biasa, dengan semangat yang luar biasa, Dani benar-benar tak merasakan lelah meskipun terik matahari siang itu begitu terasa di kulit. Dani masih tetap semangat dan termotivasi untuk mengumpulkan uang yang banyak agar bisa melanjutkan sekolah dan mewujudkan citacitanya. Dani berharap hari ini dia memperoleh hasil yang banyak dalam penjualan koran.
     Pada saat Dani menyeberang jalan untuk mengejar orang yang ingin membeli korannya, tiba-tiba sebuah mobil menyenggolnya. Dia terjatuh ke pinggir jalan dan koran dagangannya berantakan. Wanita yang mengendarai mobil itu turun lalu menghampiri Dani yang masih tergeletak. Wanita muda itu memarahi Dani yang masih belum sadar.
     Ketika Dani sadar, dia mendengar wanita itu memarahinya karena menyeberang jalan ketika lampu lalu lintas masih hijau. Padahal, Dani berlari dan menyeberang jalan ketika lampu lalu lintas sudah berwarna merah. Mobil dan motor sudah berhenti. Hanya Ibu itu saja yang masih menjalankan mobilnya. Banyak saksi yang melihat bahwa Dani tidak bersalah.
     Dani tidak dapat berbuat apa-apa. Dia hanya manatap korannya yang sudah berjatuhan dan tidak dapat dijual lagi. Dani hanya bisa diam ketika dikatakan sebagai penyebab terjadinya kecelakaan itu. Dani hanya pasrah dan berharap hal itu tidak terjadi lagi padanya. Hikmah yang dapat diambil adalah jangan menyalahkan orang yang sesungguhnya tidak bersalah.
Diolah dari sumber: http://cerpenmu.com/cerpen-nasihat/mengejar-cita.html

Teks 1) “Jerapah dan Kura-kura” dan Teks 2) “Mengejar Cita” merupakan dua jenis teks yang berbeda. Ciri teks eksemplum, terutama yang membangun teks itu, sudah kamu pelajari pada tugas-tugas sebelumnya. Untuk mengetahui pemahamanmu tentang teks eksemplum, kerjakanlah tugas berikut dengan teliti!
1)    Apakah yang disampaikan penulis pada bagian awal (paragraf 1) (Teks 1) dan (Teks 2)? Apakah isinya sama atau berbeda? Berikan alasanmu jika yang disampaikan penulis pada kedua teks itu sama atau berbeda!
2)    Bagaimana pula dengan bagian akhir (paragraf keempat) pada Teks 1) dan paragraf kelima pada Teks 2)? Apakah isinya juga sama atau berbeda? Berikan alasanmu jika yang disampaikan penulis pada kedua teks itu sama atau berbeda! 
3)    Apakah ciri teks eksemplum terdapat pada Teks 1) atau Teks 2)? Coba kamu sebutkan dan tuliskan!
4)    Bedakanlah Teks 1 dan Teks 2 di atas berdasarkan struktur yang membangun kedua jenis teks itu!
5)    Teks manakah yang tergolong teks eksemplum? Mengapa teks yang kamu pilih itu dikatakan teks eksemplum? Berikan alasanmu berdasarkan struktur yang dimiliki oleh teks eksemplum!
Adsevertisement

Tugas 1 Memahami Teks Eksemplum “Putri Tangguk”


Pada Tugas 1 ini kamu diperkenalkan pada teks eksemplum yang menceritakan kehidupan seorang wanita serta keluarganya. Teks eksemplum yang digunakan sebagai model dalam pembelajaran ini berjudul “Putri Tangguk” yang sudah diolah sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Sebagai sebuah teks sastra, teks “Putri Tangguk” sangat menarik untuk dipelajari karena pesan moral yang disampaikan penulis sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Agar kamu dapat memahami teks eksemplum, bacalah teks “Putri Tangguk” berikut dengan teliti. Pahami makna dan istilah  yang ada di dalamnya!

Putri Tangguk

   Alkisah, di Desa Bunga Tanjung ada seorang perempuan tua yang mempunyai huma. Humanya tidak begitu luas, hanya seluas tangguk penangkap ikan, tetapi hasilnya melimpah ruah. Putri Tangguk nama perempuan itu. Ia  memiliki tujuh orang anak. 
   Pada suatu malam, Putri Tangguk dan suaminya sedang berbincang-bincang tentang masa depan keluarganya. Ketika itu, ketujuh anak mereka sudah tidur dengan pulas. “Wahai Kakanda”, kata Putri Tangguk kepada suaminya sambil menghela napas panjang. “Kita telah bekerja terus-menerus dan tidak henti-henti menuai padi. Hamba merasa sangat lelah. Anak-anak kita pun tidak terurus lagi. Lihatlah anak-anak kita yang tidak  pernah lagi berdandan. “Ya,” jawab suaminya sambil duduk! Kalau itu keinginan Dinda, Kanda tidak akan  berhuma lagi karena ketujuh lumbung padi sudah penuh.  Hujan yang turun malam itu sangat lebat membuat suasana tempat tinggal Putri Tangguk semakin sunyi.
   Keesokan harinya, pagi yang masih dingin tidak menghalangi niat Putri Tangguk dan suaminya pergi ke sawah untuk menuai padi. Pekerjaan itu biasa mereka lakukan setiap pagi demi memenuhi kebutuhan keluarga.  Jalan menuju huma yang mereka tuju sangat licin sehingga  Putri Tangguk beserta suami dan anak-anaknya sering tergelincir. Bahkan, anakanaknya ada juga yang terjatuh. Perempuan setengah baya itu tampak kesal.
   “Jalan licin!” terdengar Putri Tangguk menyumpah. “Hari ini kita tidak perlu lama bekerja. Padi yang tertuai kita tumpahkan di jalan ini sebagai pengganti pasir. Besok kita masih dapat menuai padi,” kata Putri Tangguk sambil menggerutu. Hari itu mereka cepat kembali ke rumah. Padi yang sudah tertuai, mereka taburkan di sepanjang jalan yang mereka lalui. Mereka berharap jalan yang selalu mereka lalui tidak licin lagi.
   Keesokan malam anak Putri Tangguk terbangun dan menangis meminta nasi untuk makan. Putri Tangguk pergi ke dapur untuk mengambil nasi. Ketika tutup periuk dibuka, Putri Tangguk terkejut karena tidak ada nasi di dalamnya. Kemudian, ia berjalan menuju lumbung yang digunakan untuk menyimpan beras dan
padi. Ia sangat terkejut ketika melihat lumbung itu kosong. Dengan setengah berlari, Putri Tangguk menuju lumbung yang lain.  Ia semakin terkejut karena di dalam ketujuh lumbung padi yang dimilikinya tidak ada sebutir beras atau padi pun. Setelah menyampaikan apa yang ditemuinya itu kepada suaminya, Putri Tangguk dan suaminya bergegas berangkat menuju huma mereka. Akan tetapi, mereka sangat terkejut karena tidak sebatang padi pun ada di huma mereka. Dalam keadaan sedih, Putri Tangguk pulang ke rumah. Kesedihannya semakin bertambah ketika mendengar tangisan anak-anaknya yang kelaparan. Putri Tangguk jatuh miskin akibat kesombongannya dengan menabur dan membuang-buang padi semaunya di jalan yang dilewatinya.
   Sebagai ciptaan Tuhan Yang Mahakuasa, manusia tidak boleh sombong dan angkuh. Manusia tidak boleh menghamburhamburkan kekayaannya karena semuanya merupakan anugerah dan titipan Sang Pencipta.  Putri Tangguk yang pada mulanya sangat kaya jatuh miskin karena kesombongan dan keangkuhannya. Ia tidak mensyukuri kekayaan yang telah diberikan Tuhan kepadanya.
Diolah dari sumber: https://anscerita.wordpress.com/category/jambi/

Setelah membaca teks “Putri Tangguk” di atas, dapatkah kamu memahami makna teks tersebut? Untuk mengetahui pemahamanmu, jawablah pertanyaan berikut!
1)    Siapakah tokoh utama dan tokoh pendamping di dalam teks “Putri Tangguk”?
2)    Apakah kebiasaan yang dilakukan oleh Putri Tangguk dan suaminya setiap hari?
3)    Apakah yang dimaksud dengan lumbung dan huma?
4)    Apakah fungsi dan manfaat lumbung bagi keluarga Putri Tangguk?
5)    Apakah yang membuat Putri Tangguk sedih hampir menangis?
6)    Mengapa Putri Tangguk  menyebarkan padi hasil humanya di jalan yang dilewatinya?
7)    Mengapa Putri Tangguk dan keluarganya jatuh miskin?
8)    Pada paragraf berapa ditemukan informasi umum tentang tokoh yang dibicarakan?
9)    Pada paragraf berapa pula kamu dapat menemukan insiden yang terjadi pada tokoh dalam teks tersebut?
10)    Bagaimana dengan paragraf terakhir teks tersebut? Apa pesan yang ingin disampaikan oleh penulis?

     Setelah membaca teks “Putri Tangguk” dan menjawab pertanyaan di atas, kamu tentu dapat memahami isinya. Kamu belum tentu dapat memahami isi teks tersebut apabila ditulis dalam bahasa lain, misalnya teks itu ditulis dalam bahasa asing atau bahasa daerah. Oleh karena itu, kamu harus mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia. Rasa syukur itu dapat kamu tunjukkan dengan cara menggunakan dan menjaga bahasa persatuan bangsa Indonesia.

     Jika teks  “Putri Tangguk” di atas dicermati lebih mendalam, kamu akan menemukan bagian-bagian yang memperlihatkan  bangunan teks yang terdiri atas orientasi, insiden, dan interpretasi. Orientasi merupakan bagian awal teks yang membicarakan Putri Tangguk selaku tokoh utama dalam teks tersebut. Insiden merupakan peristiwa yang berisi persoalan yang dihadapai oleh Putri Tangguk di dalam kehidupannya. Insiden yang dialaminya menjadi deretan persoalan yang akhirnya akan memberikan konsekuensi terhadap langkah yang ditempuhnya. Reaksi individu tokoh utama yang timbul akibat peristiwa yang dialami berisi pesan moral yang tidak terkait dengan tokoh utama, tetapi terkait dengan pendengar atau pembaca yang menjadi partisipan. Oleh karena itu, insiden ini disebut juga komplikasi. Sementara itu, interpretasi merupakan evaluasi dan akibat terhadap pilihan yang dilakukan Putri Tangguk sehingga memberi pembelajaran pada dirinya. Bagian ini merupakan pandangan penulis terhadap peristiwa dan kejadian yang dialami pelaku dan diharapkan akan menjadi pesan moral bagi partisipan.
     Bagian-bagian tersebut merupakan struktur teks eksemplum seperti yang tampak pada bagan berikut.


Untuk mengetahui pemahamanmu tentang struktur teks eksemplum, kerjakanlah tugas berikut!
1)    Cermati lagi teks eksemplum “Putri Tangguk” di atas! Dapatkah kamu menentukan atau menyebutkan bagian teks yang menceritakan tentang pengenalan pelaku (tokoh), peristiwa dan masalah yang dialami pelaku, serta interpretasi penulis terhadap kejadian atau peristiwa yang dialami pelaku?
2)    Samakah bagian yang kamu tentukan tadi dengan struktur teks yang ada di dalam tabel di bawah ini? Bagaimanakah dengan peristiwa yang termasuk ke dalam bagian-bagian yang kamu temukan itu?
3)    Apakah inti peristiwa sama dengan kalimat yang ditebalkan dalam tabel di bawah ini?
No.
Struktur Teks
Kalimat dalam Teks
1
Orientasi
Alkisah, di Desa Bunga Tanjung ada seorang perempuan tua yang mempunyai huma.
Humanya tidak begitu luas, hanya seluas tangguk penangkap ikan. tetapi hasilnya melimpah ruah.
Putri Tangguk nama perempuan itu. Ia memiliki tujuh orang anak.
2
Insiden
Pada suatu malam, Putri Tangguk dan suaminya sedang berbincang-bincang tentang masa depan keluarganya. Ketika itu, ketujuh anak mereka sudah tidur dengan pulas. “Wahai Kakanda”, kata Putri Tangguk kepada suaminya sambil menghela napas panjang. “Kita telah bekerja terus-menerus dan tidak henti-henti menuai padi. Hamba merasa sangat lelah. Anak-anak kita pun tidak terurus lagi. Lihatlah anak-anak kita yang tidak pernah lagi berdandan. “Ya,” jawab suaminya sambil duduk. “Kalau itu keinginan Dinda, Kanda tidak akan berhuma lagi karena ketujuh lumbung padi sudah penuh”. Hujan yang turun malam itu sangat lebat membuat suasana tempat tinggal Putri Tangguk semakin sunyi.
Keesokan harinya, pagi yang masih dingin tidak menghalangi niat Putri Tangguk dan suaminya pergi ke sawah untuk menuai padi.


Pekerjaan itu biasa mereka lakukan setiap pagi demi memenuhi kebutuhan keluarga. Jalan menuju huma yang mereka tuju sangat licin sehingga Putri Tangguk beserta suami dan anak-anaknya sering tergelincir. Bahkan, anakanaknya ada juga yang terjatuh. Perempuan setengah baya itu tampak kesal.
“Jalan licin!” terdengar Putri Tangguk menyumpah. “Hari ini kita tidak perlu lama bekerja. Padi yang tertuai kita tumpahkan di jalan ini sebagai pengganti pasir. Besok kita masih dapat menuai padi,” kata Putri Tangguk sambil menggerutu. Hari itu mereka cepat kembali ke rumah. Padi yang sudah tertuai, mereka taburkan di sepanjang jalan yang mereka lalui. Mereka berharap jalan yang selalu mereka lalui tidak licin lagi.
Pada suatu malam anak Putri Tangguk terbangun dan menangis meminta nasi untuk makan. Putri Tangguk pergi ke dapur untuk mengambil nasi. Ketika tutup periuk di buka, Putri Tangguk terkejut karena tidak ada nasi di dalamnya. Kemudian, ia berjalan menuju lumbung yang digunakan untuk menyimpan beras dan padi. Ia sangat terkejut ketika melihat lumbung itu kosong. Dengan setengah berlari, Putri Tangguk menuju lumbungnya yang lain.
Ia semakin terkejut karena di dalam ketujuh lumbung padi yang dimilikinya tidak sebutir beras atau padi pun yang ditemuinya. Setelah menyampaikan apa yang ditemuinya itu, Putri Tangguk dan suaminya bergegas berangkat menuju huma mereka. Akan tetapi, mereka sangat terkejut karena tidak sebatang pun padi ada di huma mereka. Dalam keadaan sedih, Putri Tangguk pulang ke rumah. Kesedihannya semakin bertambah ketika mendengar tangisan anak-anaknya yang kelaparan. Putri Tangguk jatuh miskin akibat kesombongannya dengan membuang-buang padi semaunya di jalan yang dilewatinya.
3.
Interpretasi
Sebagai ciptaan Tuhan Yang Mahakuasa, manusia tidak boleh sombong dan angkuh. Manusia tidak boleh menghambur-hamburkan kekayaannya karena semuanya merupakan anugerah dan titipan Sang Pencipta. Putri Tangguk yang pada mulanya sangat kaya jatuh miskin karena kesombongan dan keangkuhannya. Ia tidak mensyukuri kekayaan yang telah diberikan Tuhan kepadanya.

















































4)    Sebutkan dan tulislah tokoh yang dijadikan pelaku utama dalam pada bagian orientasi! Setujukah kamu dengan pernyataan bahwa penulis tidak menyampaikan kelebihan atau keistimewaan yang dimiliki tokoh tersebut! Berikan alasan jika kamu setuju atau tidak setuju!
Saya setuju karena ...............................................................
Saya tidak setuju karena ......................................................
5)    Bagaimana dengan bagian insiden? Apakah kamu setuju dengan pernyataan bahwa penulis hanya menyampaikan satu peristiwa atau insiden yang dialami tokoh utama? Berikan alasamu jika kamu setuju atau tidak setuju!
Saya setuju karena ..............................................................
Saya tidak setuju karena .....................................................
Menurut kamu, berapakah peristiwa penting tokoh yang dapat kamu temukan pada bagian insiden teks “Putri Tangguk” di atas? Tulislah peristiwa penting tersebut  ke dalam format berikut!

Peristiwa penting yang dialami tokoh :
Struktur teks:
Insiden
1.       .................................................................
2.       .................................................................
3.       .................................................................
4.       .................................................................
5.       .................................................................

6)    Pada bagian interpretasi penulis menyatakan bahwa manusia tidak boleh sombong dan angkuh. Setujukah kamu dengan pernyataan tersebut? Berikan alasanmu jika kamu setuju atau tidak setuju!
Saya setuju karena ...............................................................
Saya tidak setuju karena ......................................................
Adsevertisement

Tugas 3 Mengidentifikasi dan Menelaah Teks Diskusi “Dampak Internet bagi Pelajar” Kelas Vlll


Pada Tugas 3 ini kamu diminta  dapat mengidentifikasi dan menelaah teks diskusi yang berjudul “Dampak Internet bagi Pelajar”. Identifikasi teks diskusi itu dapat berupa identifikasi struktur teks, fungsi sosial teks, serta unsur klasifikasi kebahasaan yang membangun teks tersebut.  Telaah teks diskusi meliputi ejaan, kalimat, dan paragraf. Teks yang akan kamu identifikasi dan telaah adalah sebagai berikut.


Dampak Internet bagi Pelajar


     Internet telah banyak membantu manusia dalam segala unsur kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet, apa pun dapat kita lakukan baik hal positif maupun hal negatif. Sebagai media komunikasi, internet dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.
     Keberadaan internet memberikan manfaat positif bagi dunia informasi, tetapi banyak juga pengaruh negatifnya. Banyak siswa yang mendapatkan ilmu dengan bantuan internet. Bahkan, tugas-tugas sekolah pun kini terasa lebih mudah dengan mencarinya di internet. Tidak bisa dipungkiri adanya internet memberikan pengaruh kepada pelajar. Ada pengaruh positif, tetapi ada juga pengaruh negatif internet, bagaikan mata uang dengan dua sisi, bergantung pada bagaimana kita menghadapinya.
Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh siswa dari internet jika digunakan secara bijak. Namun, tidak sedikit pula pengaruh negatif yang ditimbulkan internet.
Berikut ini beberapa pengaruh negatif dari internet. Beberapa berita, baik televisi maupun koran melansir adanya penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring sosial di internet. Sifat anak yang mudah percaya pada siapa pun memungkinkan terjadinya hal tersebut.
     Pornografi adalah pengaruh negatif internet lainnya. Tidak hanya orang dewasa yang mengunjungi situs-situs terlarang, tetapi banyak siswa yang ditengarai sering berkunjung ke situs-situs yang berisi gambar atau cerita porno. Hal ini tentu saja merupakan situasi yang sangat memprihatinkan.  Kecanduan permainan online yang melanda siswa juga merupakan pengaruh negatif internet. Kecanduan dan ketergantungan dapat membuat siswa kehabisan waktu dan energi untuk bermain. Akibatnya, prestasi siswa pun menurun.
      Untuk menangkal pengaruh negatif internet pada siswa, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu selalu mendampingi anak ketika mereka sedang mengakses internet. Hal ini untuk memastikan bahwa anak telah mengakses situs yang tepat. Jangan sampai anak asyik bermain internet, sedangkan orang tua tidak mengetahui keberadaan anak. Jika fasilitas internet tersedia di rumah, letakkan fasilitas tersebut di ruang bersama. Hal ini untuk memudahkan orang tua mengawasi anak. Jika harus menggunakan fasilitas internet di warnet, bantu anak memilih warnet “sehat”. Akan lebih bijaksana, jika Anda mengenal pemilik dan petugas di sana. Ini untuk memudahkan Anda mengawasi anak. Beri pemahaman yang baik pada anak tentang pengaruh positif dan negatif internet bagi dirinya. Dengan demikian, Anda sudah membekalinya dengan benteng pertahanan diri.
     Diharapkan semua pihak, baik orangtua, guru, pemerintah maupun  siswa untuk bersama-sama mencegah dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari  internet. Pemerintah diharapkan dapat memblokir situs-situs yang tidak baik. Orang tua juga diharapkan dapat lebih memperhatikan anaknya agar anak dapat terus terpantau dan tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik.
 (Dimodifikasi dari: http://tia90kurnia.wordpress.com/2013/07/03/dampak-internet-bagi-pelajar)

a. Identifikasi Teks Diskusi

1) Struktur Teks
Setelah kamu membaca teks di atas, tentukan bagian isu, argumen mendukung, argumen menentang, dan simpulan. Kamu tinggal mengisi tabel berikut ini.
Struktur Teks Diskusi “Dampak  Internet bagi  Pelajar”
Struktur Teks
Teks
Isu
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala unsur kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet, apa pun dapat kita lakukan baik hal positif maupun hal negatif. Sebagai media komunikasi, internet dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.

Argumen mendukung
Keberadaan internet memberikan manfaat positif bagi dunia informasi, tetapi banyak juga pengaruh negatifnya. Banyak siswa yang mendapatkan ilmu dengan bantuan internet. Bahkan, tugas-tugas sekolah pun kini terasa lebih mudah dengan mencarinya di internet. Tidak bisa dipungkiri adanya internet memberikan pengaruh kepada pelajar. Ada pengaruh positif, tetapi ada juga pengaruh negatif internet, bagaikan mata uang dengan dua sisi, bergantung pada bagaimana kita menghadapinya.
Argumen menentang
Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh siswa dari internet jika digunakan secara bijak. Namun, tidak sedikit pula pengaruh negatif yang ditimbulkan internet.

Berikut ini beberapa pengaruh negatif dari internet. Beberapa berita, baik televisi maupun koran melansir adanya penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring sosial di internet. Sifat anak yang mudah percaya pada siapa pun memungkinkan terjadinya hal tersebut.

Kecanduan permainan online yang melanda siswa juga merupakan pengaruh negatif internet. Kecanduan dan ketergantungan dapat membuat siswa kehabisan waktu dan energi untuk bermain. Akibatnya, prestasi siswa pun menurun.

Untuk menangkal pengaruh negatif internet pada siswa, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu selalu mendampingi anak ketika mereka sedang mengakses internet. Hal ini untuk memastikan bahwa anak telah mengakses situs yang tepat. Jangan sampai anak asyik bermain internet, sedangkan orang tua tidak mengetahui keberadaan anak. Jika fasilitas internet tersedia di rumah, letakkan fasilitas tersebut di ruang bersama. Hal ini untuk memudahkan orang tua mengawasi anak. Jika harus menggunakan fasilitas internet di warnet, bantu anak memilih warnet “sehat”. Akan lebih bijaksana, jika Anda mengenal pemilik dan petugas di sana. Ini untuk memudahkan Anda mengawasi anak. Beri pemahaman yang baik pada anak tentang pengaruh positif dan negatif internet bagi dirinya. Dengan demikian, Anda sudah membekalinya dengan benteng pertahanan diri.
Simpulan
Diharapkan semua pihak, baik orangtua, guru, pemerintah maupun siswa untuk
bersama-sama mencegah dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari internet. Pemerintah diharapkan dapat memblokir situs-situs yang tidak baik. Orang tua juga diharapkan dapat lebih memperhatikan anaknya agar anak dapat terus terpantau dan tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik.


2) Fungsi Sosial Teks Teks Diskusi
Pada bagian ini kamu harus bisa menjawab apa fungsi teks diskusi dalam kehidupan sehari-hari. Kemukakan pendapatmu di depan kelas atau dalam forum diskusi di kelas! Fungsi sosial teks diskusi “Dampak Internet bagi Pelajar” adalah untuk membahas isu dampak penggunaan internet  dilihat lebih satu sisi, dengan memaparkan argumen yang mendukung dan argumen yang menentang isu tersebut.
  1. Sebagai media komunikasi, internet dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.
  2. Adanya penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring sosial di internet.

3) Klasifikasi Unsur Kebahasaan Teks Diskusi
Perlu kamu ketahui bahwa teks diskusi mempunyai ciri-ciri kebahasaan yang khas. Ciri-ciri kebahasaan itu, antara lain, penggunaan tanda hubung perlawanan seperti tetapi, sedangkan, tidak … tetapi, bukan … melainkan, penggunaan kata kerja dan kata benda.

Penggunaan Tanda Hubung Perlawanan

Pada bagian ini kamu diminta untuk mengklasifikasi penggunaan tanda hubung perlawanan (tetapi, sedangkan, tidak … tetapi, bukan … melainkan) di dalam teks “Dampak Internet  bagi Pelajar”.
Tanda Hubung
Contoh dalam Kalimat
tetapi
Keberadaan internet memberikan manfaat positif bagi dunia informasi, tetapi banyak juga pengaruh negatifnya.
sedangkan
Jangan sampai anak asyik bermain internet, sedangkan orang tua tidak mengetahui keberadaan anak.
tidak … tetapi
Tidak bisa dipungkiri adanya internet memberikan pengaruh kepada pelajar. Ada pengaruh positif, tetapi ada juga pengaruh negatif internet, bagaikan mata uang dengan dua sisi, bergantung pada bagaimana kita menghadapinya.
sedangkan
Jangan sampai anak asyik bermain internet, sedangkan orang tua tidak mengetahui keberadaan anak.

Selanjutnya, kamu diminta membuat kalimat dengan tanda hubung perlawanan, sekurang-kurangnya sepuluh kalimat. Sebaiknya, kalimat yang kamu buat tidak terdapat di dalam teks di atas.
1)   Adik menangis, sedangkan kakak tertawa
2)   Teman ku sangat pintar, tetapi ia malas mengerjakan PR
3)   Kakak ingin meminta uang, tetapi ayah melarangnya
4)   Dia memiliki hp baru, tetapi ia tidak tahu memakainya
5)   Adik membeli pensil, sedangkan kakak membeli buku
6)   Ada banyak dampak positif dari smartphone, tetapi banyak juga dampak negatifnya
7)   Dia bukan yang pertama, tetapi ia cuman ada satu
8)   Alvin bermain basket, sedangkan Ali bermain bola
9)   Semua permainan itu seru, tetapi ada yang sulit untuk di mainkan
10) Dia asyik bermain, sedangkan kakaknya membiarkannya

b. Menelaah Teks Diskusi
Pada Tugas 4 ini kamu diharapkan dapat menelaah unsur kebahasaan teks diskusi dari unsur ejaan, kalimat, dan paragraf.

1) Ejaan

Setelah kamu membaca teks di atas, kamu tandai ejaan yang salah, kemudian kamu betulkan. Kalau di dalam teks di atas tidak ditemukan kesalahan ejaan, kamu cari teks diskusi di koran, majalah, atau internet, kemudian kamu betulkan kesalahan ejaannya.
Ejaan yang salah
Ejaan yang betul
di buktikan
dibuktikan
diseluruh dunia
di seluruh dunia
kriminil
kriminal
sekedar
Sekadar
analisa
analisis
metoda
metode
jadual
jadwal
prosen
persen
apotik
apotek
praktek
praktik

2) Kalimat

Setelah kamu membaca teks di atas, kamu cari kalimat simpleks (tunggal) dan kalimat kompleks (majemuk) (setara dan bertingkat) sekurang-kurangnya 10 kalimat.
1. Kalimat simpleks (kalimat tunggal)
  • Banyak siswa yang sudah mendapatkan ilmu dengan bantuan internet
  • Pemerintah diharapkan dapat memblokir situs-situs yang tidak baik.
  • Berikut ini beberapa pengaruh negatif dari internet.

2. Kalimat kompleks (kalimat majemuk) Setara
  • Dengan adanya internet, apapun dapat kita lakukan baik hal positif maupun hal negatif
  • Keberadaan internet memberikan manfaat positf bagi dunia informarsi, tetapi banyak juga pengaruh negatifnya.
  • Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh siswa dari internet jika digunakan secara bijak.
  • Beri pemahaman yang baik pada anak tentang pengaruh positif dan negatif internet bagi dirinya.

3. Kalimat kompleks (kalimat majemuk) Bertingkat
  • Ada pengaruh positif, tetapi ada juga pengaruh negatif internet, bagaikan mata uang dengan dua sisi, bergantung pada bagaimana kita menghadapinya.
  • Diharapka semua pihak, baik orang tua, guru, pemerintah maupun siswa untuk bersama-sama mencegah dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari internet.
  • Untuk menangkal pengaruh negatif internet pada siswa, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu selalu mendampingi anak ketika mereka sedang mengakses internet.

3. Kalimat

3) Telaah Paragraf
Pada bagian ini kamu diminta menelaah paragraf yang ada di dalam teks diskusi. Perlu kamu ketahui bahwa paragraf yang baik adalah paragraf yang terdiri atas satu kalimat topik dan beberapa kalimat pengembang.  Untuk itu, kamu tentukan kalimat topik dan kalimat pengembang yang ada di dalam paragraf berikut.

Paragraf ke 1
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala unsur kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet, apa pun dapat kita lakukan baik positif maupun negatif. Sebagai media komunikasi, internet dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.
Kalimat Topik
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala unsur kehidupan

Kalimat Pengembang
1.       Internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial.
2.       Apa pun dapat kita lakukan baik positif maupun negatif.
3.       Sebagai media komunikasi, internet dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.
Paragraf ke 2

Keberadaan internet memberikan manfaat positif bagi dunia informasi, tetapi banyak juga pengaruh negatifnya. Banyak siswa yang mendapatkan ilmu dengan bantuan internet. Bahkan, tugas-tugas sekolah pun kini terasa lebih mudah dengan mencarinya di internet. Tidak bisa dipungkiri adanya internet memberikan pengaruh kepada pelajar. Ada pengaruh positif, tetapi ada juga pengaruh negatif internet, bagaikan mata uang dengan dua sisi, bergantung pada bagaimana kita menghadapinya.
Kalimat Topik
Keberadaan internet memberikan manfaat positif bagi dunia informasi

       Kalimat Pengembang 
     1.       Banyak siswa yang mendapatkan ilmu dengan bantuan internet.
      2.       tugas-tugas sekolah pun kini terasa lebih mudah dengan mencarinya di internet.
      3.       Tidak bisa dipungkiri adanya internet memberikan pengaruh kepada pelajar.

Paragraf ke 3

Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh siswa dari internet jika digunakan secara bijak. Namun, tidak sedikit pula pengaruh negatif yang ditimbulkan internet. Berikut ini beberapa pengaruh negatif dari internet. Beberapa berita, baik televisi maupun koran melansir adanya penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring sosial di internet. Sifat anak yang mudah percaya pada siapa pun memungkinkan terjadinya hal tersebut.
Kalimat Topik
Banyak manfaat positif yang dapat diperoleh siswa dari internet jika digunakan secara bijak.

Kalimat Pengembang
      1.       Tidak sedikit pula pengaruh negatif yang ditimbulkan internet.
      2.       Penculikan anak atau kasus pelarian anak di bawah umur yang berawal dari situs pertemanan atau jejaring sosial di internet.
      3.       Sifat anak yang mudah percaya pada siapa pun memungkinkan terjadinya hal tersebut.

Paragraf ke 4

*****grafi adalah pengaruh negatif internet lainnya. Tidak hanya orang dewasa yang mengunjungi situs-situs terlarang, tetapi banyak siswa yang ditengarai sering berkunjung ke situs-situs yang berisi gambar atau cerita porno. Hal ini tentu saja merupakan situasi yang sangat memprihatinkan. Kecanduan permainan online yang melanda siswa juga merupakan pengaruh negatif internet. Kecanduan dan ketergantungan dapat membuat siswa kehabisan waktu dan energi untuk bermain. Akibatnya prestasi siswa pun menurun.
Kalimat Topik
*****grafi adalah pengaruh negatif internet lainnya.

Kalimat Pengembang
1.       Tidak hanya orang dewasa yang mengunjungi situs-situs terlarang, tetapi banyak siswa yang ditengarai sering berkunjung ke situs-situs yang berisi gambar atau cerita porno.
2.       Hal ini tentu saja merupakan situasi yang sangat memprihatinkan.
3.       Kecanduan dan ketergantungan dapat membuat siswa kehabisan waktu dan energi untuk bermain. Akibatnya prestasi siswa pun menurun.


Paragraf ke 5

Untuk menangkal pengaruh negatif internet pada siswa, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu selalu mendampingi anak ketika mereka sedang mengakses internet. Hal ini untuk memastikan bahwa anak telah mengakses situs yang tepat. Jangan sampai anak asyik bermain internet, sedangkan orang tua tidak mengetahui keberadaan anak. Jika fasilitas internet tersedia di rumah, letakkan fasilitas tersebut di ruang bersama. Hal ini untuk memudahkan orang tua mengawasi anak. Jika harus menggunakan fasilitas internet di warnet, bantu anak memilih warnet ‘sehat’. Akan lebih bijaksana, jika Anda mengenal pemilik dan petugas di sana. Ini untuk memudahkan Anda mengawasi anak. Beri pemahaman yang baik pada anak tentang pengaruh positif dan negatif internet bagi dirinya. Dengan demikian, Anda sudah membekalinya dengan benteng pertahanan diri.
Kalimat Topik
Untuk menangkal pengaruh negatif internet pada siswa, ada beberapa hal yang harus dilakukan

Kalimat Pengembang
1.       Mendampingi anak ketika mereka sedang mengakses internet. Hal ini untuk memastikan bahwa anak telah mengakses situs yang tepat.
2.      Jangan sampai anak asyik bermain internet
3.       Jika fasilitas internet tersedia di rumah, letakkan fasilitas tersebut di ruang bersama.
4.       Jika harus menggunakan fasilitas internet di warnet, bantu anak memilih warnet ‘sehat’.
5.       Beri pemahaman yang baik pada anak tentang pengaruh positif dan negatif internet bagi dirinya.

Paragraf ke 6

Diharapkan semua pihak baik orangtua, guru, pemerintah maupun siswa sendiri untuk bersama-sama mencegah dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari internet. Pemerintah diharapkan dapat memblokir situssitus yang tidak baik. Orang tua juga diharapkan dapat lebih memperhatikan anaknya agar anak dapat terus terpantau dan tidak terjerumus kedalam hal-hal yang tidak baik.
Kalimat Topik
Diharapkan semua pihak baik orangtua, guru, pemerintah maupun siswa sendiri untuk bersama-sama mencegah dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari internet.

Kalimat Pengembang
1.       Pemerintah diharapkan dapat memblokir situssitus yang tidak baik.
2.       Orang tua juga diharapkan dapat lebih memperhatikan anaknya agar anak dapat terus terpantau dan tidak terjerumus kedalam hal-hal yang tidak baik.


Adsevertisement

. ARTIKEL TERKAIT

Label